Tipe Data, Variabel dan Operator Pada Visual Basic
1. Type Data
Microsoft Visual Basic, menyediakan tipe data seperti ini :
Microsoft Visual Basic, menyediakan tipe data seperti ini :
Penggunaan Tipe Data Variant
Jika di dalam suatu program tidak
mendeklarasikab suatu variabel, tetapi langsung memakainya, maka variabel
yang dipakai akan nertipe variant. Tipe data variant dapat dipakai untuk
menampung data null, error, dan seluruh file data lain, misalnya
boolean, numerik, string, objek, aray. Oleh karena itu penggunaannya
haruslah sangat selektif, karena selain tidak memberikan kepastian tentang
jenis dara yang dikandungnya, juga memerlukan byte memory lebih banyak.
Tipe Data Buatan Sendiri
Dalam Microsoft Visual Basic kita
dapat membuat sendiri tipe data baru dengan mengambil salah satu atau
beberapa tipe standar yang disediakan. Misalnya pada penanganan database,
sering diperlukan variabel yang dapat menampung 1 record data. Record data
tersebut terdiri dari dari beberapa tipe data yang berbeda, misalnya
record mahasiswa dapat terdiri tipe data string untuk menampung data NPM,
nama, alamat, kota, tanggal lahir. Record data Mahasiswa semacam ini
disebut tipe data terstruktur.
Penulisan umum tipe data buatan
sendiri adalah sebagai berikut :
Private Type NamaTipeData
................
End Type
atau
Public Type NamaTipeData
...............
End Type
2. Variabel
Variabel adalah suatu tempat dalam
memory komputer yang diberi nama (sebagai pengenal) dan dialokasikan untuk
menampung data, sesuai data yang ditampung, variabel harus mempunyai tipe
data yang sesuai dengan isinya. Kita dapat menggunakan dua cara untuk
memberi tahu MS‐Visual Basic tentang tipe variabel dan nama variabel yang
akan dipakai.
Cara pertama adalah menggunakan perintah DIM untuk mendeklarasikan nama variabel beserta tipe datanya pada awal prosedur, seperti contoh dibawah ini.
Dim nama As String
Dim Alamat As String * 36
Dim Gaji As Long
Pernyataan DIM diatas disebut
Deklarasi Eksplisit dan menyebabkan MS‐Visual Basic
mengalokasikan memory sesuai dengan nama dan tipe yang diinginkan sehingga
variabel dan tipe variabel yang digunakan terkontrol.
Cara kedua Deklarasi Implisit seperti contoh dibawah
ini :
Nama$ = “Ahmad Lukman Nulhakim”
Alamat$ = “Jl. Sambongjaya 103 B”
Gaji& = 500000
Deklarasi implisit ini membuat MS‐Visual Basic mengalokasikan nama variabel berikut tipenya dan langsung
mengisi nilai variabelnya. Cara yang dianjurkan adalah cara
pertama (Deklarasi Eksplisit dengan menuliskan DIM) karena lebih terencana
dan terkontrol.
Nama Variabel
Dalam menggunakan nama variabel,
sebaiknya digunakan nama variabel yang sesuai dengan dara yang
dikandungnya data yang mudah diingat(singkat dan jelas). Misalnya NamaMhs,
Alamat, TglLahir dan lain lain. Penulisan huruf besar dan kecilnya diatur
biar lebih mudah dibaca. Kita tidak perlu mengkhawatirkan konsistensi
penulisan besar dan kecilnya, karena MS‐Visual Basic akan otomatis menjaga konsistensi penulisannya.
Menuliskan DIM NamaMhs, maka pada
saat kita menulis dalam bada program nama variabel namamhs, akan diubah
secara otomatis oleh MS‐Visual Basic menjadi NamaMhs. Beberapa
peraturan yang berlaku pada penggunaan nama variabel adalah
sebagai berikut :
- Harus dimulai dari karakter Alfabet (Huruf)
- Harus Unique (Tidak boleh ada yang sama) pada ruang lingkup (Scope)
variabel yang sama.
- Maksimum 255 karakter, tetapi hanya 40 karakter pertama yang dianggap
sebagai nama variabelnya (Karakter ke‐41 dan seterusnya diabaikan)
- Beberapa karakter tidak diperbolehkan dipakai, misalnya karakter yang
dipakai operator ( +, ‐, *, /,
<, > dan lain – lain), titik dua, titik koma dan lain – lain.
Ruang Lingkup Variabel
Ruang lingkup variabel (variabel
scope) adalah ruang lingkup atau daerah dimana variabel yang dibuat
dikenal (dapat dipakai). Ruang lingkup variabel biasanya juga berhubungan
dengan umur (waktu hidup) variabel. Ada variabel yang dapat dikenal
di seluruh bagian program (proyek) dan hidup selama program berjalan, ada
variabel yang hanya dikenal di prosedure atau fungsi tempat variabel
tersebut dibuat dan hidupnya hanya prosedure atau fungsi tersebut
berjalan.
Ruang lingkup paling dalam adalah
ruang lingkup prosedure. Jika mendeklarasikan secara eksplisit suatu
variabel didalam suatu prosedure dengan perintah DIM, Private atau Static,
maka variabel yang dideklarasikan mempunyai ruang lingkup prosedure,
artinya variabel tersebut hanya dikenal dan dapat dipakai pada prosedure
yang bersangkutan. Jadi persifat Local pada procedure itu. Jika pada
prosedure lain atau pada level diatanya (Form atau Modul) mempunyai
variabel dengan nama yang sama, maka tidak saling mengganggu.
3. Operator
Untuk melakulan berbagai manipulasi dan pengolahan data, Visual Basic 6.0 menyediakan bermacam-macam operator.
Operator Penugasan
Operator penugasan disimbolkan dengan tanda sama dengan dan berfungsi untuk memasukan suatu data ke dalam suatu variabel. Penulisannya adalah :
<variabel>
= <ekpresi>
Contoh :
Bilangan = 0
Harga = 500
Operator Aritmatika
Digunakan untuk melakukan operasi
aritmatika. Operator aritmatika mempunyai hirarki paling tinggi dibandingkan
dengan operator yang lain, yaitu operator pembanding dan operator logika.
Operator aritmatika dengan hirarki paling tinggi ke paling rendah
adalah sebagai berikut :
Operator Pembanding
Operator pembanding digunakan utuk
membandingkan suatu data (ekpresi) dengan data (ekpresi) lain dan
menghasilkan nilai logika (boolean) benar atau salah. Dengan syarat antara
dua data yang dibandingkan harus mempunyai tipe data yang sama. Berikut
adalah tabel operator pembanding :
Operator Logika
Digunakan untuk mengekpresikan satu
atau lebih data (ekpresi) logika (boolean) sehingga menghalikan data
logika bari (boolean). Tabel operator logika dengan hirarki dari atas ke
bawah adalah sebagai berikut :
Operator logika Not menghasilkan
nilai kebalikan dari suatu data logika dan mempunyai hirarki paling tinggi
pada operator logika. Tetapi ingat operator logika hirarkinya lebih rendah
dari operator penugasan, operator aritmatika, dan operator pembanding.


















